



Leticia Bufoni
Birthday: April 13, 1993
Hometown: Sao Paulo, Brazil
Currently Reside: Hollywood, CA
Started Skating: 2003
Sponsors: Osiris, Foudation, Volcom, Bones, Destructo, Rock Star





Ternyata pasukan-pasukan khusus tentara amerika tidak pernah pake jam biasa. Mereka pesan dari swiss dengan beberapa kriteria. Tau kan sepak terjang tentara-tentara kalo lagi perang, mereka harus punya perangkat yang tahan air, tahan guncangan, dan bermacam-macam “tahan” lainnya. Salah satu perangkat yang paling penting dalam tentara-tentara ini melaksanakan misinya adalah Jam. Kenapa jam? Karena ketepatan waktu merupakan salah satu kunci dalam pertempuran mulai dari penyerangan, pertahanan dan banyak lainnya.









Lewat internet di China, kadang2 tanpa disengaja. Suatu kejadian tanpa disengaja melanda sensasi internet di China yaitu seorang bocah perempuan mungil, imut dan cantik yg dipanggil "Little Loli".
Schlitzie (atau ada yg menyebut “Schlitze” atau “Shlitze”). Lahir di New York , 10 September 1901, byk yang berpendapat ia mungkin lahir dengan nama Simon Metz, namun secara hukum namanya adalah Schlitze Surtees. Seorang pemain sideshow Amerika dan sesekali menjadi aktor dalam film yang terkenal untuk perannya dalam film Tod Browning’s Freaks (1932) dan kariernya hidup nya didunia sirkus “Ringling Bros. and Barnum & Bailey Circus” sebagai daya tarik tontonan utama. Ia diasuh, dibesarkan, dan dirawat oleh seseorang yang bernama Surtees.
Beberapa belas taun yang lalu (taun 1994an), gue seneng denger lagu Truganini-nya Midnight Oil, lagunya sedih, trus gue cari tau apaan & siapa sih Truganini , ternyata berhubungan sama “sejarah kelam” Australia. Agak sedih, buat yang gampang terenyuh, siapin tissue. Begini ceritanya gue kompilasiin dari berbagai sumber.
Pada awal tahun 1830an, Truganini berjuang untuk mengumpulkan sukunya yang masih tersisa, bekerjasama dengan otoritas kulit putih, untuk bersama2 pindah ke lokasi yang dirasakan aman dari penindasan kaum kulit putih. Bersama suaminya Woureddy, Truganini membantu misi Robinsson untuk mengumpulkan dan memberikan penjelasan kepada sukunya untuk tidak ada pilihan lain selain ikut dengan Robinsson membuat tempat baru yang aman dari kulit putih di Port Philip. Sayangnya karena banyak kejadian yang tidak memungkinkan banyak warga asli yang malah meninggal selama kurun waktu perjalanan menuju tempat baru tersebut karena kekurangan makanan dan penyakit menular, sehingga tercatat dari sekitar 1800an warga asli Tasmania yang hijrah bersama Robinsson hanya tersisa sekitar 50 orang saja.
Pada tahun 1856, hanya tinggal beberapa orang yang tersisa dari suku asli Tasmania aborigin. Pada 1869 the last Tasmanian male Aborigine, William Lanne yang di percaya sebagai suami dari Truganini meninggal. Pada tahun 1873 semuanya meninggal, hanya tinggal Truganini seorang yang tersisa. Hingga pada tahun 1876 dia di pindahkan ke Hobart sampai akhir hayatnya.
Truganini bukan merupakan orang Aborigin terakhir, namun merupakan Suku Aborigin Tasmanian yang terakhir.


The battle of LA - Pertempuran militer Amerika dengan UFO - Los Angeles 1942
Lima tahun sebelum insiden Roswell, lima tahun sebelum perjumpaan historis pilot Kenneth Arnold dengan UFO dan 10 tahun sebelum project blue book dimulai, sebuah peristiwa penting telah terjadi di Los Angeles, yaitu pertempuran antara benda terbang tak dikenal dengan militer Amerika serikat. Ini adalah kisah perjumpaan paling luar biasa dengan UFO yang pernah dilaporkan. Insiden ini dikenal dengan sebutan "The battle of Los Angeles"
24 Februari 1942...
Pukul 19.18......
Militer Amerika mengeluarkan peringatan bahaya. Kerlap-kerlip cahaya terang yang tidak dikenal terpantau oleh pangkalan militer. Namun peringatan bahaya itu dicabut pada pukul 22.23.
25 Februari 1942....
Pukul 1.44 pagi....
Radar militer menangkap pergerakan benda terbang tak dikenal. Sesaat kemudian, objek asing tersebut menghilang dari pantauan radar.
Pukul 2.00 pagi...
Radar kembali menangkap objek asing itu sekitar 120 mil dari lepas pantai California dan dikonfirmasi oleh dua radar lainnya. Objek itu terus dipantau oleh radar hingga 3 mil menuju Los Angeles.
Culver City, Los Angeles, Pukul 2.10 pagi....
Para penduduk kota panik, malam itu sebuah objek terbang raksasa diiringi objek-objek yang lebih kecil terlihat memenuhi langit. Saat itu, belum genap tiga bulan penyerangan Jepang ke Pearl Harbor. Para penduduk mengira Culver city sedang diserang oleh musuh.
Pukul 2.25 pagi...
Suara sirene mengaung-ngaung di seluruh Los Angeles. Otoritas setempat segera meminta penduduk Culver city untuk tetap didalam rumah lalu memerintahkan pemadaman listrik total. Ribuan personel tentara diperintahkan bersiaga.
Pukul 3.16 pagi.....
Brigade 37 artileri tiba di Culver City. Delapan lampu sorot segera diarahkan ke langit yang gelap untuk mencari objek misterius itu. Dan kemudian, serempak, delapan sorot cahaya mengarah ke sebuah objek yang sama. Persis diatas mereka, di ketinggian 12.000 kaki, terlihat sebuah pesawat raksasa menggantung diam seperti sebuah lantera. Brigade 37 mulai melepas tembakan. Suara bising tembakan memecah kesunyian pagi. Sekitar 1.400 peluru anti pesawat ditembakkan secara beruntun namun pesawat itu tidak bergeming sedikitpun. Pejabat militer segera memerintahkan para pilot pesawat tempur 4th Interceptor disiagakan.
Pukul 4.14 Pagi....
Tembakan brigade 37 terus dilakukan secara sporadis. Tembakan sudah dilancarkan hampir satu jam dan belum ada tanda-tanda kerusakan pada pesawat misterius tersebut. Kemudian, secara perlahan-lahan, pesawat itu beserta iringannya bergerak menuju Long Beach dan menghilang.
Pukul 7.21 pagi...
Otoritas setempat segera memerintahkan penyalaan listrik. Pada pagi itu terlihat beberapa gedung rusak akibat pertempuran singkat itu. 3 penduduk sipil tewas akibat peluru nyasar dan 3 lainnya meninggal terkena serangan jantung akibat ketakutan.
Insiden ini segera memenuhi halaman utama surat kabar di seluruh Amerika. Seorang reporter Los Angeles Herald Express mengatakan bahwa ia melihat peluru anti pesawat yang dilontarkan militer mengenai pesawat itu. Namun pesawat itu tidak mengalami kerusakan sedikitpun.
Editor surat kabar yang sama bernama Peter Jenkins berkata,"Saya bisa melihat dengan jelas formasi berbentuk V yang terdiri dari sekitar 25 pesawat bergerak secara perlahan melintasi langit menuju Long Beach."
Beberapa jam setelah pertempuran itu berakhir, Pemimpin angkatan laut Frank Knox mengadakan konfrensi pers dan mengatakan bahwa keseluruhan insiden ini adalah "alarm palsu" yang muncul akibat "ketegangan karena perang". Pihak pers tidak bisa menerima begitu saja penjelasan ini. Sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan.
Komentar Knox segera ditanggapi pimpinan angkatan darat dengan mengatakan bahwa pesawat asing itu benar-benar ada dan pertempuran itu nyata. Hari berikutnya, menteri urusan perang, Henry Stimson, mendukung pernyataan Angkatan darat. Stimson mengatakan bahwa paling sedikit ada 15 pesawat asing yang terlihat bergerak dengan kecepatan sekitar 200 mil perjam.
Untuk pertama kalinya terjadi ketidaksepakatan di tubuh militer Amerika.
Misteri "The battle of Los Angeles" tidak pernah bisa dijelaskan hingga hari ini. Beberapa teori coba dikemukakan untuk menjawab identitas pesawat misterius tersebut. Misalnya, pada 23 Februari 1942, sehari sebelum insiden itu, sebuah kapal selam Jepang I-17 diketahui muncul di permukaan dan menembaki fasilitas pemrosesan minyak dekat Santa Barbara. Laporan yang masuk menyatakan bahwa kapal selam itu kemudian menuju selatan, sama dengan arah Los Angeles. Kemungkinan pesawat misterius itu adalah pesawat tempur Jepang yang dikirim untuk mendukung penyerangan kapal selam.
Namun saat Jepang kalah pada perang dunia kedua, mereka mengatakan tidak pernah mengirim pesawat tempur menuju Los Angeles.
Teori yang lain mengatakan bahwa pesawat tersebut adalah sebuah pesawat komersial yang dioperasikan oleh musuh dan diluncurkan dari pangkalan udara rahasia di Mexico, bukan untuk menyerang, tapi sebagai alat perang psikologis. Teori ini tidak mendapat dukungan bukti yang kuat.
Kemudian, sebagian orang mengemukakan teori balon udara. Mereka mengatakan bahwa Pesawat misterius itu adalah sebuah balon meteorologi yang dilepas di wilayah Los Angeles. Namun teori ini juga tidak mendapat dukungan bukti yang kuat. Para saksi mata mengatakan bahwa objek di langit bukan hanya satu. Angkatan darat bahkan mengkonfirmasi ada 15 objek yang terlihat. Dari antara 15 objek itu, beberapa bergerak sangat cepat melebihi kecepatan balon udara.
Apapun objek itu, 1.400 peluru anti pesawat tidak bisa menjatuhkannya...
Mungkin, ada satu petunjuk kecil yang bisa membuka kunci keseluruhan misteri ini. Pada tahun 1974, berdasarkan undang-undang kebebasan informasi, beberapa dokumen rahasia pemerintah dibuka untuk umum, salah satunya adalah sebuah dokumen sangat rahasia tertanggal 5 Maret 1942, 10 hari setelah insiden "the battle of Los Angeles".
Dokumen itu adalah sebuah memo dari petinggi militer Amerika, Jendral George C Marshall yang ditujukan kepada presiden Franklin D Roosevelt. Isinya memberitahukan bahwa militer Amerika telah menemukan reruntuhan pesawat yang tidak biasa di sebelah timur Los Angeles. Memo ini diteguhkan dengan pernyataan kepala badan intelijen angkatan laut, laksamana Walter S Anderson yang juga mengatakan bahwa angkatan laut telah menemukan bangkai pesawat lain yang tidak dikenal di lepas pantai California. Memo itu tidak disertai penjelasan tambahan.
Menurut sumber intelijen amerika, misteri bangkai pesawat asing ini telah memicu Jendral Marshall memerintahkan pembentukan unit intelijen khusus untuk menyelidiki insiden Los Angeles. Unit itu bernama Interplanetary Phenomenon Unit atau IPU (Perhatikan mereka memberi nama unit itu "interplanetary"). IPU dibubarkan pada akhir tahun 1950-an. Seperti biasa, pemerintah Amerika Serikat menyangkal keterkaitan antara pembentukan IPU dengan insiden Los Angeles.
Apabila memo diatas benar, maka itu berarti 5 tahun sebelum peristiwa Roswell, pemerintah Amerika telah berhasil mendapatkan bukti pertama adanya UFO. Mungkin 1.400 peluru anti pesawat yang dilepaskan memang telah berhasil menjatuhkan dua dari antaranya.

Siapa sangka ternyata legenda The Beatles cara bermusiknya dan aksi panggungnya terinspirasi dari Band Indonesia yakni THE TIELMAN BROTHER'S. THE TIELMAN BROTHER'S menjadi sejarah musik Rock n Roll di Indonesia yang dilupakan bangsanya. Mereka adalah orang keturunan Maluku yang besar di Surabaya dan pindah ke Belanda untuk mengadu nasib. Mereka adalah kakak beradik dari pasangan Herman Tielman dan Flora Lorine Hess. THE TIELMAN BROTHER'S, Andy Tielman sang frontman sering beratraksi bermain gitar dengan gigi, di belakang kepala atau di belakang badan, jauh mendahului Jimi Hendrix pada tahun 1956. Aksi ini 11 tahun sebelum permainan gila gitaris Jimi Hendrix yang terkenal pada tahun 1967.
Pelopor musik Rock n Roll adalah BAND INDONESIA!!!!! Band inilah yang menginspirasikan THE BEATLES!!!!! Band ini datang sebelum masa Rock n Roll dan band ini adalah orang INDONESIA!!!!Keturunan Maluku yang besar di Surabaya.
Paul McCartney ternyata mengagumi band ini dan terinspirasi
THE TIELMAN BROTHER'S sebelum The Beatles terkenal pada awal 1960-an. Saat The Beatles manggung di Jerman, grup band asal Inggris ini sempat melihat penampilan THE TIELMAN BROTHER'S yang manggung menggunakan Hofner Violin Bass. Dan saat itulah pertama kalinya Paul McCartney melihat Hofner Violin Bass. Andy Tielmans sang gitaris memakai Fender Jazz Master khusus 10 strings. Fender sengaja mengirim Representativenya ke Jerman saat itu untuk merancang gitar buat Andy Tielmans.
Pada awal tahun 1960-an, mereka menciptakan 4 lagu ciptaan mereka sendiri, yaitu My Maria, You're Still The One, Black Eyes, dan Rock Little Baby. Lagu-lagu mereka ini ternyata disukai oleh orang2 Belanda. Mereka menyebut musik THE TIELMAN BROTHER'S sebagai musik beraliran Indorock.
Dedikasi dan Inovasi Andy sangat berpengaruh bagi perkembangan budaya pop Belanda sehingga membawa gelar The Godfather of Dutch Rock n Roll, The Uncrowned King of Indorock, dan penghargaan Order of the Orange-Nassau ke pangkuanya. Jadi, mulai sekarang kita harus bangga dengan apa yang sudah kita miliki, dan jangan melupakan sejarah tentang bangsa sendiri.
Terlahir dengan nama Treechada Petcharat kemudian berubah menjadi Nong Poy Treechada.
“Wanita” transgender kelahiran 1984 ini memiliki tinggi 171 cm, ukuran badan: 33-24-36 dan
Pada awalnya dia sangat takut akan operasi tersebut, tetapi setelah berkonsultasi dengan banyak dokter akhirnya dia memutuskan untuk melakukan operasi. Proses operasinya sangat menyakitkan bagi Poy. Dia mengalami sakit yang luar biasa tapi demi cita-citanya menjadi seorang perempuan, dia seakan tidak peduli dengan rasa sakitnya pada saat itu. Setelah dia berubah menjadi ‘wanita’ rasa sakit itu dianggapnya sebagai bayaran yang setimpal.
Dua tahun pasca operasi, Nong Poy berhasil memenangkan kontes kecantikan ‘Miss Tiffany‘ saat dia berumur 19 tahun. Pada tahun yang sama, Nong Poy menjadi Miss International Queen (lady-boy) 2004. Ia semakin dihargai tidak semata karena prestasi internasional yang ia raih. Namun, kecantikan (wajah) ia peroleh terjadi secara alami pasca operasi dan terapi hormon. Tidak seperti wanita trasgender lainnya, Nong Poy tidak melakukan operasi plastik pada wajahnya. Ia hanya melakukan operasi pada tubuhnya dan menggantikan kelaminnya menjadi wanita.
Oleh karena itu, ia pun dibanjiri orderan sebagai model, bintang iklan, pembawa acara di

Putri Donald Trump
Kekayaan: US$ 3 miliar
Putri Donald Trump yang juga mantan model sekarang menduduki jabatan sebagai wakil presiden perusahaan real estate ayahnya. Selain itu, lulusan Wharton School dan pemandu acara reality show 'The Apprentice' tersebut, sukses menjalankan musim ketujuhnya.
9. Holly Branson

Putri dari Sir Richard Branson
Kekayaan: US$ 3,8 miliar
Putri cantik asal Inggris yang mendambakan menjadi seorang dokter anak. Sahabat pangeran Willian sebelum berkenalan dengan Kate Middleton menimba ilmu di Universitas Ilmu Kesehatan dan bertugas di Layanan Kesehatan Nasional.
8. Dylan Lauren

Putri Ralph Lauren
Kekayaan: kekayaan $ 4,7 miliar
Lulusan Universitas Duke mendirikan Dylan's Candy Bar, sebuah emporium permen koleksi high-end di Manhattan, Houston dan Orlando, Florida. Awalnya sang ayah merasa skeptis dengan usaha yang ia rintis. Namun, produk permennya populer hingga tersebar ke berbagai pub dan spa.
7. Alannah Weston

Putri Galen Weston
Kekayaan: US$ 7,9 miliar
Anak raja departemen store asal Kanada menjadi salah satu dewan direksi di jaringan departemen store Selfridges, yang dibeli ayahnya pada 2003. Agar mampu mengelola perusahaan, Alannah langsung turun melayani sendiri pelanggannya.
6. Amanda Hearst

Putri Anne Hearst, keponakan dari Patty Hearst, cucu William Randolph Hearst
Kekayaan: US$ 8,7 miliar
Amanda terkenal setelah wawancara dengan Harper Bazaar yang mengungkapkan, uang untuk perawatan kecantikannya setiap tahun mencapai US$136.360 atau setara dengan Rp1,3 miliar. mantan model dan duta Tommy Hilfiger berhasil lulus dari sejarah seni Universitas Fordham. Ia juga pewaris organisasi nirlaba lingkungan, Riverkeeper.
5. Samantha Kluge

Putri John Kluge
Kekayaan: US$ 9,5 miliar
Dia dikenal sebagai putri yang kerap bertindak liar dengan ayah mogul Amerika yang sempat berada di puncak sebagai orang terkaya di AS. Samantha mengoleksi 12 tato dan dua kali mengalami kegagalan dalam pernikahan. Tetapi, mantan editor majalah Glamour kini bangkit dan menjalankan perusahaan perhiasaan dan aksesoris miliknya sendiri di Los Angeles.
4.Georgina Bloomberg

Putri Michael Bloomberg
Kekayaan: US$ 11,5 miliar
Putri Walikota New York Mike Bloomberg punya prestasi membanggakan di bidang olahraga berkuda dan mengikuti Olimpiade 2008. Dia lalu mendirikan Rider's Closet, yang mengumpulkan perlengkapan dan pakaian berkuda untuk disumbangkan pada atlet berkuda di perguruan tinggi.
3. Marta Ortega Perez

Putri Amancio Ortega
Kekayaan: US$ 24 miliar
Putri bungsu orang terkaya Spanyol ini dipersiapkan sang ayah untuk mengambil alih Inditex, perusahaan fashion raksasa dengan 3.000 toko ritel Zara. Marta mulai bekerja di sebuah toko fashion keluarga, Bershka. Di sana ia melayani pelanggan dan mempelajari cara menjalankan sebuah perusahaan fashion raksasa.
2. Delphine Arnault Gancia

Putri Bernard Arnault
Kekayaan: US$26 miliar
Putri taipan Perancis Moët Hennessy Louis Vuitton adalah lulusan Universitas Ekonomi London. Ia bekerja di perusahaan konsultan manajemen McKinsey sebelum bergabung dengan perusahaan ayahnya pada 2000. Sejak itu, Delphine magang di rumah mode John Galliano, dan bekerja di Christian Dior serta Loewe.
Wanita dengan penampilan elegan ini menjadi satu-satunya wanita usia muda di perusahaan MHLV, 28 tahun. Musim gugur 2005, Delphine menikahi pewaris kerajaan anggur Italia dalam sebuah pesta di Prancis.
1. Vanisha Mittal Bhatia

Putri Lakshmi Mittal
Kekayaan: US$51 miliar
Seperti kakaknya, putri orang terkaya di India ini juga aktif di perusahaan ayahnya. Lulusan Sekolah bisnis Eropa menduduki jabatan di direksi perusahaan baja. Pada 2004, Vanisha melangsungkan pernikahan yang diyakini termahal dalam sejarah. Sebuah pernikahan extravaganza selama seminggu menghabiskan anggaran US$60 juta dengan seribu orang tamu di Paris, Prancis.